Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Friday, June 2, 2017

Face Mask Organic NAMO ID (Coffee)



Halo guys, kali ini aku mau nulis sesuatu yang ngga biasa di blog aku ini nih. Mm.. I mean somethings different like usual gitu :D. Jadi aku mau coba nulis review-review beberapa produk yang udah aku coba nih mulai dari face mask, face wash, face scrub, body scrub, sampe hair care. Kenapa bisa dibilang something different? Karena sejauh ini blog aku isinya tugas-tugas kuliah semua yang rutin di post minimal sebulan sekali! -_- maka dari itu aku mau mencoba nulis sesuatu gitu mumpung ada niat dan waktu luang ditengah skripsi yang belum lanjut-lanjut ke bab 5, yaaaa mudah-mudahan berfaedah lah buat yang baca hahahaha

Back to the topic ya guys, jadi sekarang aku mau review tentang face mask yang sekarang aku pakai. Tapi aku mau cerita sedikit nih sebelumnya, aku tuh tipe orang yang jarang bangeeet perawatan di salon untuk sekedar facial apalagi treatment soal skincare gitu ke beauty clinnic semacamnya. Aku lebih suka treatment dirumah karena males pergi kemana-mana dan dari segi harga juga jauh ya buuu bedanya treatment di rumah dengan di luar (maklum ya mahasiswa dan anak kostan pula he-he-he), jadi yaaa sering banget gonta-ganti produk coba ini itu, alih-alih menemukan produk yang tepat dari segi manfaat dan harga pastinya! :D

And finally.. aku nemu face mask yang cocok diwajah aku. Namanya “Namo Id”. Kalian udah pernah dengar belum atau bahkan udah pernah coba face mask ini sebelumnya?? Buat yang baru tau Namo Id, aku jelasin sekilas deh. Jadi Namo Id itu Home Industry yang ngga cuma produksi face mask aja, tapi produksi hair mask juga lho. Face mask ini 100% organic. Semua bahan-bahannya alami banget yaitu terdiri dari :  
  • Kopi
  • Madu
  • Minyak Zaitun
  • Minyak Almond
  • Vitamin e
  • Gandum

Selain itu face mask ini no addictive, no coloring and no artificial. Aku beli face mask ini secara online di Instagram dari distributor Namo Id di Kota ku seharga Rp 50.000. Oiya setahu ku, produk-produk Namo Id cuma bisa dibeli secara online, ngga ada store nya gitu. But don't worry, produk Namo Id ini mudah didapat ko karena di Instagram banyak bangeeeet agen dan distributornya! 

Oiya, Face mask dari Namo Id ini sebenarnya ada 4 varian, Cocoa, Milk, Coffee, dan Green tea. Nah aku pilih coffee yang sesuai dengan kebutuhan kulit wajahku. Seperti ini nih penampakkan nya..


Aku suka banget sama kemasan face mask ini karena plastiknya ada zippernya! jadi ngga takut tumpah berceceran gitu kalau kemasannya udah dibuka. Selain itu zipper tersebut juga bikin face mask nya higienis. Soalnya apa, ini face mask bener-bener organik guys, salah naro dikit, simpen nya ngga rapi, bisa-bisa disemutin deh karena wanginya yang manis. 

Dikemasannya tertera bahwa berat bersih face mask ini 65 gram, katanya bisa dipakai 15-20x.  Tapi aku udah pake face mask ini selama kurang lebih 2 minggu dan rutin aku pakai setiap hari ngga pernah bolos, masih sisa banyak tuh. Entah aku nya pelit atau apa yaaa setiap maskeran aku cuma pakai 1 sampai 2 sendok aja yang aku campur sama air mawar 1-2 sendok teh juga, tapi udah kental banget tuh rasanya. Jadi face mask ini emang irit banget!

Cara pakainya juga gampang:
1.      Ambil face mask satu sampai dua sendok teh.
2.     Campurkan dengan air mineral atau bisa diganti dengan susu bear brand, air lemon, air mawar, air jeruk nipis, madu secukupnya.
3.      Aduk hingga menjadi pasta.
4.      Oleskan ke wajah hingga rata.
5.      Tunggu hingga kering kurang lebih 15-20 menit.
6.      Bilas hingga bersih, boleh dengan air hangat atau dingin.
Ini saat masker nya sudah kering. Pardon fo ma weird face btw >.<

Oiya, face mask varian coffee ini di klaim bisa membantu menyamarkan noda hitam, meghilangkan bekas jerawat, mengurangi komedo, minyak berlebih, melembutkan kulit, dan menutrisi kulit wajah. Manfaatnya banyak bangeeeet kalau dibandingkan dengan varian lainnya, dan kayanya wanginya juaraaaa deh bikin relaks gitu saat maskeran.

Hasilnya setelah aku pakai selama kurang lebih 2 minggu, kulit wajahku lebih cerah, ternutrisi dan terasa lembuuuut banget! Bikin pengen ngelus-ngelus pipi terus bawaannya setiap abis maskeran :D yang bikin aku makin in love nih sama face mask ini yaitu ampuh ngangkat komedo ku disekitar hidung dan dagu. Kalau soal menghilangkan bekas jerawat sih belum kelihatan banget perubahannya, mungkin butuh waktu (?) but, trust me guys it work! worth it banget face mask seharga 50k dengan hasilnya yang kalau aku kasih nilai 8/10 lah!

 Pros (+) :
  • Mencerahkan wajah
  • Menutrisi wajah
  • Melembutkan wajah
  • Harga terjangkau
  • Wanginya enak
  • Kemasan praktis & higienis
Con (-):
  • Hanya dijual secara online
  • Agak susah dibilas
Repurchase? OF COURSE YES. Tapi mau coba varian Milk yang konon katanya bisa memutihkan dan mencerahkan wajah. 

Nah, gimana guys? mau coba face mask dari Namo Id ini? atau kalian yang udah coba bisa face mask nya bisa share pengalaman kalian dikolom komentar ya! Thank you~ 

Baca juga review aku tentang Face Mask Organic NAMO ID varian Milk dan Greentea disini ->> http://alindapepe.blogspot.co.id/2017/08/face-mask-organic-namo-id-milk-dan.html 
Continue Reading...

Thursday, January 7, 2016

Resensi Buku “#DiarySally Inspirasi Hijab Syar’I”




Judul Buku               : #DiarySally Inspirasi Hijab Syar’i
Penulis                     : Ukhti Sally
Penerbit                   : PT. Elex Media Komputindo
Tahun Terbit            : 2015
Tebal                        : 223 Halaman

            #DiarySally Inspirasi Hijab Syar’i merupakan buku National Bestseller yang mulai dicetak pada pertengahan tahun lalu yaitu sekitar bulan Juni 2015, yang aktif dipromosikan disocial media baik itu twitter dan instagram dengan akun bernama “@ukhtisally” ini mampu menyedot banyak perhatian orang khususnya kaum hawa. Selain dijual di toko buku regular, penjulan buku tersebut pun juga dapat dilakukan secara online di akun resmi @ukhtisally. Hingga saat ini buku tersebut sudah mencapai cetakan ke-3 nya yaitu pada Agustus 2015. Buku ini berisi tentang 20 kisah nyata perjuangan muslimah berhijab syar’i yang sudah diseleksi dan diceritakan ulang oleh penulis. Bentuknya seperti kumpulan cerpen karena setiap cerita nya memiliki kisah serta tokoh-tokoh yang berbeda. Para muslimah tersebut menceritakan mengenai tantangan awal mereka dalam berhijab syar’I yang harus mereka hadapi seperti, peraturan-peraturan yang membatasi ketaatan mereka dalam menjalankan kewajiban yang telah Allah perintahkan, hingga diolok-olok oleh orang atau lingkungan sekitarnya yang asal berkomentar. Namun semua itu dijalankan dengan penuh cinta yang dibalut kesabaran dalam ketaatan. Buku yang dilengkapi dengan kata-kata mutiara penuh inspirasi disetiap awal ceritanya ini membuat pembaca penasaran dengan cerita tersebut. Ceritanya yang sangat mengharukan, menginspirasi dan memotivasi ini sangat cocok untuk para muslimah, karena memang buku ini dipersembahkan untuk semua muslimah yang belum berhijab agar bersegera, yang sudah berhijab agar berhijab sesuai syariah dan untuk yang sudah berhijab syar’I agar selalu istiqamah.
Selain itu, pada bagian akhir buku ini terdapat “Tip Memantapkan Hati Berhijab Syar’i” yang Insyaallah dapat memantapkan hatimu berhijab syar’i untuk menyempurnakan hijab yang kamu kenakan. Yang lebih menarik lagi, didalam buku ini terdapat lembar khusus tempat kamu menempel fotomu berhijab syar’i dan menuliskan cerita tentang hijrahmu persis seperti kamu sedang menulis di diary.
Keunggulan buku ini salah satunya adalah dikemas menarik dengan cover berwarna pink, terdapat gambar wanita berhijab syar’I serta gambar gembok yang tampak nyata bila dilihat dari kejauhan yang sangat menarik bagi kaum hawa, apalagi warna-warni yang terdapat pada setiap halamannya membuat pembacanya tidak akan merasa jenuh atau bosan, ditambah pada setiap akhir cerita juga terdapat ilustrasi menarik seperti komik singkat tentang cerita yang sedang dibahas. Bahasa yang digunakan ringan dan sangat mudah dipahami. Dari cara penyampaian penulis pun terkesan tidak menggurui tanpa mengurangi maksud dan tujuan penulis sehingga lebih dapat diterima oleh pembaca. Selain itu, apabila kita membeli secara pre-order buku ini di akun resmi @ukhtisally, kita juga berkesempatan mendapatkan bonus atau penawaran menarik, seperti #Sally Note, Bolpoint cantik dan voucher senilai Rp 300.000 dari produk-produk hijab atau gamis “Sally Heart”, tentunya selama penawaran tersebut masih ada.
Dengan segala kelebihan atau keunggulan yang dimiliki buku tersebut, saya rasa kekurangan buku ini hanyalah satu, yaitu harga buku yang dirasa sedikit lebih mahal dari buku sejenisnya yaitu Rp 99.800. Namun secara keseluruhan, buku ini sangat bagus dan cocok dimiliki dan dibaca oleh muslimah semua yang calon bidadari surganya Allah :) 
Continue Reading...

Saturday, November 14, 2015

Review Acnes Treatment Series

Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi pengalaman saya ketika saya mengalami beberapa masalah diwajah, seperti jerawat dan muka berminyak.  Bagi sebagian perempuan yang pernah mengalami masalah tersebut, pasti tahu bagaimana rasanya tidak nyaman dan tidak percaya diri. Demi membuat wajah kembali seperti ke keadaan semula alias mulus tanpa jerawat dan minyak berlebih, banyak serangkaian perawatan wajah yang dilakukan oleh perempuan termasuk saya.
Sebelumnya saya mau memberi informasi tentang produk yang sebelumnya saya pakai, yang diduga menjadi penyebab masalah yang muncul diwajah saya. Saya sempat memakai facial wash seri White Beauty dari facial wash X . Tentunya pemakaiannya beserta dengan krim malam dan siang dari produk X juga. Tidak tahu pasti berapa lama saya memakai produk tersebut, kira-kira sejak saya SMA dan pada saat ini saya kuliah sudah memasuki semester 5. Bisa kalian hitung sendiri berapa lama pastinya.
Ketika saya memakai produk tersebut, saya memang merasakan wajah saya lebih cerah. Pada saat itu saya cukup puas dengan hasil tersebut. Singkat cerita saya tergiur dengan produk facial wash X terbaru yang menjanjikan wajah tampak bersih dan segar. Kurang dari 2 bulan saya memakai produk baru facial wash X tersebut karena alasan-alasan yang saya jelaskan sebelumnya diatas. Lalu saya memutuskan berhenti dan beralih ke Acnes Treatment Series yang berfungsi merawat wajah berminyak dan melawan bakteri penyebab jerawat. Produk dari Acnes Treatment Series besutan Rohto ini dilisensi oleh The Mentholatum Company, New York, USA dan sangat banyak jenisnya. Tetapi yang saya gunakan hanya beberapa saja, antara lain Acnes Creamy Wash, Acnes Powder Lotion, Acnes Natural Care, Acnes Spot Care dan Acnes Compact Powder.
Jerawat memang tidak bisa di pisahkan dari kehidupan remaja meski orang dewasa terkadang dikarenakan penyebab tertentu tetap memiliki masalah satu ini.  Jerawat atau bahasa medisnya Acne Vulgaris merupakan masalah ‘klasik’ kulit wajah (dahi, hidung dan pipi) meskipun bisa ditemukan di leher, bahu dada atau punggung, terutama bagi remaja.
Acnes Creamy Wash merupakan facial foam berfungsi sebagai busa pembersih wajah yang ampuh menghilangkan minyak berlebih dan menghilangkan kotoran yang dapat meyumbat pori-pori. Kenapa saya katakan ampuh? Karena facial foam ini benar-benar berfungsi maksimal ketika saya gunakan. Kandungan Isoprophyl Methylphenol mampu melawan bakteri penyebab jerawat dan Vitamin C serta Vitamin E yang terdapat didalamnya juga menutrisi kulit agar kulit tetap lembut dan berseri. Facial wash ini selalu saya bawa kemana pun saya pergi. Kemasan nya yang praktis dengan tutup fliptop sehingga tidak perlu takut tumpah atau tutup kemasan hilang. Soal harga, tidak perlu khawatir. Acnes Creamy Wash ini sangat terjangkau sekali. Untuk kemasan 50g kurang lebih hanya Rp 13.000 serta ada pula kemasan 100g dengan harga dikisaran Rp 25.000. Tentunya bergantung pada dimana Anda membelinya.  




( Kemasan Acnes Creamy Wash)

Setelah saya memakai Acnes Creamy Wash dan tentunya wajah sudah dalam keadaan bersih, biasanya saya menambahkan krim ringan milik Acnes yaitu Acnes Natural Care dengan seri Oil Contol & Whitening Cream sebelum tidur dimalam hari. Krim ini mengandung Natural Active Ingredients yang memberikan tiga manfaat sekaligus untuk kulit, seperti kombinasi 8 ekstrak tanaman untuk membantu mengurangi minyak berlebih sehingga kulit tampak bebas minyak, Arbutin sebagai whitening agent untuk membantu mencerahkan warna kulit, menyamarkan flek hitam dan noda bekas jerawat serta diperkaya dengan Improved Hyaluronic Acid untuk menjaga kelembaban dan  tekstur kulit agar senantiasa halus. Benar saja, saya merasa kulit lebih cerah dan halus ketika bangun tidur dipagi hari sejak pemakaian pertama. Mungkin apabila produk ini digunakan  secara teratur setiap hari hasilnya akan lebih maksimal. Sehingga saya ingin mencobanya terus dengan harapan wajah bebas minyak, kulit lebih cerah dan halus.
Untuk mendapatkan Acnes Natural Care ini, Anda hanya perlu membelinya di toko-toko atau supermarket dan apotik dilingkungan Anda karena produk ini mudah ditemukan. Harganya masih terjangkau untuk anak kuliahan seperti saya, sekitar Rp 28.000. Kemasan produk ini masih sama seperti Acnes Treatment Series yang memakai tutup fliptop, dengan berat neto 40g.




( Kemasan Acnes Natural Cream)

            Jika Acnes Natural Care saya gunakan setiap sebelum tidur sebagai pengganti krim malam, lain halnya dengan Acnes Powder Lotion yang saya gunakan pada pagi atau siang hari sebelum beraktivitas. Saya gunakan produk ini setelah menggunakan Acnes Creamy Wash atau sebelum menggunakan ­make-up karena  Acnes Powder Lotion merupakan bedak cair yang dapat menyerap kelebihan minyak (sebum) dan menjaga kulit agar tidak mengkilap serta menjaga kelembaban kulit. Mengandung Isopropyl Menthylphenol yang dapat membantu melawan bakteri penyebab jerawat serta Dipotassium Glycyrrhizinate untuk menyejukkan kulit kemerahan pada daerah kulit yang berjerawat. Mengandung Vitamin C & Aloe Vera untuk  menjaga kesegaran dan kelembutan kulit. Jadi gunanya juga bisa sebagai alas bedak. Saya cukup puas dengan hasil dari produk ini yang membantu mengurangi minyak berlebih diwajah saya dalam beberapa jam, walaupun setelah itu wajah tetap kelihatan kusam karena minyak. Mungkin karena aktifitas saya juga yang banyak dilakukan dibawah sinar matahari sehingga wajah mudah berkeringat, kusam dan berminyak yang mengharuskan saya touch-up lagi agar wajah kembali segar untuk melanjutkan aktifitas saya sampai sore atau malam hari.
Untuk penggunaan Acnes Powder Lotion ini harus dikocok terlebih dahulu karena wujudnya yang cair, agar semua kandungan yang terdapat didalamnya menyatu. Setelah dikocok, tuangkan ke telapak tangan lalu usapkan secara merata pada wajah yang telah dibersihkan sambil ditepuk-tepuk dengan lembut. Biarkan beberapa menit agar meresap dan jangan dibilas. Apabila sudah kering, kita dapat menggunakan make-up lainnya seperti biasa. Kalau saya, setelah memakai Acnes Powder Lotion langsung menambahkannya dengan Acnes Compact Powder atau bedak padat yang ringan tidak menutup pori-pori wajah sehingga wajah tetap bisa bernafas. Acnes Compact Powder ini mempunyai 3 pilihan shade. Saya membeli shade warna terang sesuai dengan kulit wajah saya yaitu Sweetie Honey. Dibawah ini merupakan gambar dari produk Acnes Conpact Powder:




(Kotak atau kemasan luar Acnes Compact Powder)




(kemasan dalam Acnes Compact Powder)

Acnes Compact Powder berbentuk bulat dan sangat tipis, tidak seperti kemasan bedak padat merk lainnya, sehingga spoons tidak bisa disimpan didalamnya. Hal ini merupakan kekurangan dari Acnes Compact Powder yang membuat saya kurang praktis karena harus membawa bedak ini beserta kemasan plastiknya untuk menaruh spoons agar tidak terpisah dan kotor. Tetapi untuk fungsi produk tersebut sendiri sudah cukup bagus, hasilnya halus, menyatu dengan kulit dan sudah terdapat sun protector. Saya beri nilai 7 dari 10 untuk Acnes Compact Powder ini. Seperti biasa, harganya murah dan terjangkau sekali, hanya Rp 35.000.
            Produk terakhir dari AcnesTreatment Series yang saya gunakan yaitu Acnes Spot Care. Acnes Spot Care merupakan gel yang berfungsi menyamarkan vlek hitam dan noda bekas jerawat serta membantu melembutkan kulit kasar. Produk ini adalah produk favorit saya, terbukti ampuh menghilangkan bekas jerawat yang umumnya berwarna gelap dan tidak rata dengan kulit wajah. Dengan pemakaian secara teratur, saya benar-benar merasakan hasil maksimal dari produk ini. Jerawat yang baru kempes, lalu diolesi dengan Acnes Spot Care ini akan hilang dalam hitungan hari atau minggu. Berbeda untuk bekas jerawat yang sudah lama, tentunya hal itu akan membutuhkan kesabaran ekstra. Saya mempunyai satu bekas jerawat di hidung yang sudah cukup lama membekas karena dulu tidak langsung diobati dan sampai sekarang masih sedikit membekas berwarna hitam.


(Kemasan Acnes Spot Care)

Secara keseluruhan, saya puas dengan hasil yang diberikan dari rangkaian perawatan Acnes Traetment Series ini. Saya akan terus menggunakan produk ini sebagai daily treatment. Produk ini saya rekomendasikan untuk para remaja baik itu perempuan atau laki-laki yang memiliki masalah jerawat dan minyak berlebih diwajah dan baik juga digunakan untuk Anda yang memiliki kulit normal untuk menggunakan produk Acnes Treatment Series atau varian lain dari Rohto yaitu Acnes Natural Series. 
Continue Reading...

Wednesday, January 21, 2015

Kiat-Kiat Sukses

Kiat-kiat Sukses:
1.    Keberanian untuk berinisiatif 
Kekuatan yang sebenarnya tidak lagi menjadi rahasia atas kesuksesan orang-orang terknenal yaitu mereka selalu punya ide-ide cemerlang dan inisiatif adalah kekayaan semua orang, tinggal orang itu mau atau tidak untuk berinisiatif mengemukakan ide-idenya. 

2.    Tepat waktu
Sebuah hal yang pasti untuk semua orang di dunia ini tanpa terkecuali adalah bahwa kita memiliki jumlah waktu yang sama yaitu 24 jam sehari. Seorang yang menepati janji dan tepat waktu menunjukkan bahwa dia adalah seorang yang memiliki kemampuan mengatur/manage sesuatu yang paling terbatas tersebut. Kemampuan untuk hadir sesuai janji adalah kunci dari semua keberhasilan, terutama keberhasilan berbisnis dan berinteraksi. Memberikan perhatian lebih terhadap waktu merupakan pencerminan dari respek terhadap diri sendiri dan kolega dan mitra kita. 


3.    Senang melayani dan memberi
Sebuah rumus sukses dari banyak orang sukses adalah mampu memimpin, namun sebuah additional attribute dari sikap kepemimpinan adalah kebiasaan melayani dan member “The more you give to others, the more respect you get in return” Dan, keikhlasan adalah kunci untuk sifat ini. Kebaikan lain akan terus mengalir tanpa henti saat kita mampu memberi dan melayani dengan ikhlas. Ini mungkin bisa dibilang sebagai bonus saja! Tetapi, setidaknya dengan memberi dan melayani berarti menunjukkan kepada teman, kolega serta rekan kita betapa suksesnya diri kita sehingga membuat orang lebih yakin bermitra dan bergaul dengan diri kita.  

4.    Membuka diri terlebih dahulu
Barangkali kita pernah bertemu orang yang selalu mau tahu tentang hal pribadi orang lain namun dia terus menutup diri agar jati dirinya tidak terbuka. Mereka biasanya hidup dalam ketakutan dan kecurigaan, dan selalu berprasangka buruk kepada siapa saja yang dijumpainya. Sikap ini adalah unsur yang tidak dimiliki banyak orang sukses. Rasa percaya dan kebesaran hati untuk membuka diri terhadap lawan bicara merupakan cermin bahwa kita nyaman dengan diri sendiri, lantas tidak ada yang perlu ditutupi, itulah yang dicari oleh para partner sejati dan sebagian besar dari kita akan setuju bahwa tidak banyak orang yang mau bekerja sama dengan orang yang misterius, betul kan

5.    Senang bekerja sama dan membina hubungan baik
Kemampuan bekerja sama dalam tim adalah salah satu kunci keberhasilan utama. Kembali kita mengambil contoh Donald Trump. Dalam serial TV The Apprentice, Trump memiliki tim yang loyal dan menjadi perpanjangan tangan dirinya dalam menemukan para calon “orang kepercayaan” yang baru. Pada akhirnya, Trump akan memiliki sebuah tim yang sangat loyal dan bervisi sama dengan menciptakan jaringan kerja yang baik, sehingga jalan menuju sukses itu semakin terbuka lebar. 

6.     Senang mempelajari hal-hal baru
Ciputra dan Aburizal Bakrie adalah seorang yang bisa dikatakan sebagai orang sukses dalam bidangnya yaitu commerce. Tapi saat mereka mendirikan universitas, apakah mereka beralih sebagai seorang pendidik? Atau mereka sendiri sebenarnya adalah profesor? Jelas tidak, mereka tetap seorang entrepreneur, namun dengan kegemarannya mencari hal-hal baru serta langsung menerapkannya, maka dunia bisnis semakin terbuka luas baginya. Dunia bisnis ibarat sebagai tempat bermain yang laus dan tidak terbatas. Jadi senang belajar dan mencari hal baru adalah sebuah sikap kesuksesan. 

7.     Jarang mengeluh, profesionalisme adalah yang paling utama
Lance Armstrong pernah berkata, “There are two kinds of days: good days and great days. Hanya ada dua macam hari: hari yang baik dan hari yang sangat baik. Adalah baik jika kita tidak pernah mengeluh, walaupun suatu hari mungkin kita akan jatuh dan gagal. Mengapa? Karena setiap kali gagal, itu adalah kesempatan bagi diri kita untuk belajar mengatasi kegagalan itu sendiri sehingga tidak terulang lagi di kemudian hari. Hari di mana kita gagal tetap sebagai a good day (hari yang baik). 

8.     Berani menanggung resiko
Jelas, tanpa ini tidak ada kesempatan sama sekali untuk menuju sukses. Sebenarnya setiap hari kita menanggung resiko, walaupun tidak disadari penuh. Resiko hanyalah akan berakibat dua macam: be a good or a great day. Jadi, jadi tidak perlu dikhawatirkan lagi bukan? Kegagalan pun hanyalah kesempatan belajar untuk tidak mengulangi hal yang sama di kemudian hari dan tentunya ambang kepada kesuksesan akan lebih dekat. 

9.     Tidak menunjukkan kekhawatiran (berpikir positif setiap saat)
Berpikir positif adalah environment atau default state di mana keseluruhan eksistensi kita berada. Jika kita gunakan pikiran negatif sebagai default state, maka semua perbuatan kita akan berdasarkan ini (kekhawatiran atau cemas). Dengan pikiran positif, maka perbuatan kita akan didasarkan oleh getaran positif, sehingga hal positif akan semakin besar kemungkinannya. Semakin positif kita menyikapi hambatan, semakin besar kesempatan kita menemukan penyelesaian atas hambatan tersebut. 

10.   “Comfortable in their own skin Menutup-nutupi sesuatu maupun supaya tampak “lebih” dari lawan bicaranya

Pernah bertemu dengan orang sukses yang rendah diri alias tidak nyaman dengan diri mereka sendiri? Tidak ada tentunya. Kenyamanan menjadi diri sendiri tidak perlu ditutup-tutupi supaya lawan bicara tidak tersinggung karena setiap orang mempunyai tempat tersendiri di dunia yang tidak bisa digantikan oleh orang lain. Saya adalah saya, mereka adalah mereka. Dengan menjadi diri saya sendiri, saya tidak akan mengusik keberadaan mereka. Jika mereka merasa tidak nyaman, itu bukan karena kepribadian saya, namun karena mindset yang berbeda dan kekurangmampuan mereka dalam mencapai kenyamanan dengan diri sendiri.  Sikap dasar orang sukses tersebut di atas barangkali dapat menjadi cerminan dan memuluskan langkah kita untuk mencapai kesuksesan yang kita impikan, tinggal kita yang memutuskan.
Continue Reading...

KISAH ORANG SUKSES

“MAICIH”
Keripik pedas sering diidentikan dengan makanan kampung. Produk popular ini biasanya gampang ditemukan di warung dan dijual secara eceran. Namun, ada pula keripik pedas yang dapat dipesan melalui jejaring sosial Twitter atau Facebook. Reza Nurhilman, menyulap keripik pedas biasa menjadi keripik pedas yang dicari-cari oleh banyak konsumen. Dengan brand Maicih, keripik produksi Reza sedang digandrungi oleh masyarakat Bandung, terutama anak muda.
Belum genap setahun, 'keripik setan' bermerek Maicih menjadi ikon jajanan yang fenomenal di Bandung. Bak tersihir, saat ini banyak orang yang penasaran akan cemilan pedas yang satu ini. Sosok dibalik kesuksesan Maicih adalah Reza Nurhilman atau yang akrab disapa Axl. Axl inilah yang menemukan resep keripik dari seorang nenek-nenek. Axl bertemu sosok emak-emak (Nenek-nenek) yang memang mempunyai resep keripik lada atau keripik setan yang rasanya enak. Sosok emak-emak tersebut bukan bernama Maicih. Nama brand Maicih diambil dari kisah masa lalu yang selalu teringat olehnya. Ketika ia masih kecil dan sering diajak ibu nya ke pasar, ia sering melihat ibu-ibu tua memakai ciput dengan baju alakadarnya. Setiap belanja nenek-nenek tersebut mengeluarkan dompet bonus dari toko emas yang bersleting untuk menyimpan receh. Ibu nya bilang itu adalah dompet Maicih. Axl sendiri membuat nama tersebut agar lebih nyeleneh dan mudah diingat orang. Sosok emak-emak ini identik dengan ke-icihan. Pertemuan Axl dengan Si Emak tersebut terjadi sekitar 4 tahun lalu di daerah Cimahi. Menurut Axl, Emak tersebut tidak menjual keripik setannya secara komersil. Keripik hanya diproduksi saat momen-momen tertentu saja.
Pada awalnya ia masih memakai sistem cash on delivery (COD), ia mau mengantar walau satu bungkus. Ia tidak mempunyai karyawan yang banyak, untuk segi pekerja itu sendiri sekitar 10 orang termasuk bagian packing, masak, pembuat bumbu, dan distribusi.
Yang membuat pemasaran produk ini berbeda dengan produk-produk lainnya yaitu hanya dengan berkampanye lewat social media twitter, mampu menaklukkan hati para Icihers (sebutan untuk penggemar Maicih). Bahkan, tak sedikit dari mereka yang ingin naik kelas menjadi “Jendral” (agen) Maicih. Efeknya, baru satu setengah tahun, omset Maicih menembus Rp 7 miliar per bulan. 
Strategi pemasaran yang dilakukan Axl adalah memanfaatkan kecanggihan teknologi masa kini yaitu dengan media twitter dan Facebook. Axl sengaja membuat produknya eksklusif agar orang penasaran. Dia tidak membuka toko seperti layaknya kebanyakan penjual, namun dijual dengan memanfaatkan media twitter sebagai informasi lokasi dimana para Jenderal (agen) maicih mangkal menjajakan dagangannya. Pemasaran produk ini berbeda dengan kudapan unik kota Bandung lainnya. Calon pelanggan hanya bisa mengetahui dimana Maicih gentayangan tiap harinya melalui situs microblogging Twitter. Tiap hari @InfoMaicih akan memberi kabar di mana produk Maicih bisa didapatkan. Tim pemasaran Maicih yang disebut sebagai Jenderal, akan menjual produk Maicih di lokasi-lokasi tertentu. Mulai dari kampus, kantor atau tempat keramaian lainnya. Pendek kata, tak ada yang abadi sebagai tempat membeli produk Maicih. Mereka selalu mobile sesuai posisi para jenderal. Cara pemasaran yang cukup unik ini terbukti mendongkrak nama Maicih di jagat twitter. Banyak yang penasaran seperti apa produk Maicih gara-gara membaca kicauan pengguna Twitter yang  bersliweran tiap saat. Dan biasanya mereka yang sudah merasakan kripik setan Maicih pastinya bakal tericih-icih alias kepedasan.
Sejak diluncurkan akhir Juni 2010 lalu, keripik Maicih memang menjadi salah satu hot isu dan fenomenal di kalangan anak muda urban, terutama para peselancar dunia maya. Maklum saja, cara memasarkan keripik Maicih memang beda dengan keripik pedas lainnya yang notabene sudah lebih dulu beredar di Bandung. Awalnya Axl memasarkan tiga varian Maicih, keripik, seblak, dan  gurilem, lewat jaringan pertemanan dan kekeluargaan. Melalui jaringan kekerabatan, Axl mencoba menciptakan isu atau word of mouth (WOM). Salah satunya, dengan tingkat kepedasan keripik. Keripik yang ia jajakan memiliki tingkat kepedasan yang berbeda. Mulai dari level satu sampai lima, dan langsung ke level 10 yang tingkat pedasnya paling tinggi. Walhasil, dengan diferensiasi seperti itu, produk pun direspon positif oleh lingkar kekerabatan Axl. Dua bulan berjalan, permintaan untuk level tiga dan lima melonjak tajam. Oleh karena itu, produksi keripik pun lebih diperbanyak untuk dua level tersebut.
Melihat efektivitas kicauan teman-temannya di dunia maya, maka Axl pun memutuskan untuk fokus hanya berkomunikasi lewat twitter @infomaicih, facebook #maicih, dan situs www.maicih.co.id. Ia memang sengaja tidak membangun gerai fisik karena dari sisi biaya operasionalnya sangat tinggi dan yang terpenting, gerai fisik  tidak mampu menciptakan interaksi antara brand Maicih dengan konsumen.
Kerja keras Axl tidak percuma. Kini, Maicih sudah sampai seantero Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Bahkan, Maicih juga sudah menjangkau mancanegara. Sebut saja Jepang dan Singapura. Tak mengherankan, dengan modal awal yang hanya Rp 15 juta, kini omset Maicih membengkak. Per bulan, omset Maicih yang didapat dari pembelanjaan keripik para jendral sudah menembus Rp 7 miliar.
Kunci sukses pada bisnis yang dilakukan Axl adalah terletak pada bagaimana cara dia berfikir “out of the box”. Hal ini ternyata ampuh dilakukannya terbukti dengan usaha yang ia jalani sekarang sangat menjadi bahan perbincangan di kalangan anak muda. Orang penasaran ingin mencoba apa itu maicih, yang digembar-gemborkan orang di twitter. Axl suskses karena berkat ketekunan dan keyakinan nya akan bisnis yang ia jalankan. Menjadi sukses adalah kewajiban dan hak setiap orang. Suskes tidak mungkin datang sendiri, tetapi melalui sebuah perjuangan yang gigih pantang menyerah. Suatu kegagalan itu adalah sangat wajar, orang mengalami kegagalan belum berarti dia menjadi orang yang gagal total, namun sesungguhnya ada hikmah dibalik semua itu yaitu keberhasilan.


Continue Reading...

Sunday, April 27, 2014

Tugas Perekonomian Indonesia

“Analisis Tingkat Kesejahteraan di Provinsi Jawa dan Luar Jawa”
oleh : Alinda Permatasari

Suatu masyarakat atau penduduk suatu kota, provinsi atau negara dikatakan sejahtera jika setidak-tidaknya output pendapatan per kapita meningkat. Dalam literatur  ekonomi, tingkat kesejahteraan tersebut diukur dengan PDB per kapita. Makin tinggi PDB per kapita, makin sejahtera masyarakat. Agar PDB per kapita terus meningkat, maka perekonomian harus terus tumbuh dan harus melebihi tinggi daripada tingkat pertambahan penduduk. Misalnya, jika pertambahan penduduk suatu Negara adalah 2% per tahun, maka pertumbuhan PDB harus lebih besar dari 2% per tahun. Untuk mengetahui dan menganalisis tingkat kesejahteraan di provinsi jawa dan luar jawa, kita harus memiliki data-data yang diperlukan, antara lain : tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran dan tingkat ketimpangan di provinsi tersebut. Berikut data terkait yang telah saya rangkum :
1.                   Tingkat Kemiskinan


   Jawa Barat 
Jumlah penduduk miskin (penduduk yang berada dibawah Garis Kemiskinan) di Jawa Barat  pada bulan Maret 2013 sebesar 4.297.038 orang (9,52 persen). Dibandingkan dengan bulan September 2012 yang berjumlah 4.421..484 orang (9,89 persen), jumlah penduduk miskin bulan Maret 2013 mengalami penurunan sebesar 124.446 orang (0,37 persen).

   Jawa Timur
 Jawa Tengah
Jumlah penduduk miskin (penduduk yang berada dibawah Garis Kemiskinan) diProvinsi Jawa Tengah pada Maret 2012 mencapai 4,977 juta orang (15,34 persen), berkurang 130 ribu orang (0,42 persen) jika dibandingkan dengan penduduk miskin pada Maret 2011 yang sebesar 5,107 juta orang (15,76 persen).

 DKI Jakarta


Jumlah penduduk miskin di DKI Jakarta pada bulan September 2013 sebesar 375,70 ribu orang (3,72 persen). Dibandingkan dengan Maret 2013 (354,19 ribu orang atau 3,55 persen), jumlah penduduk miskin meningkat sebesar 21,51 ribu atau meningkat 0,17 poin. Sedangkan dibandingkan dengan September 2012 dengan jumlah penduduk miskin sebesar 366,77 ribu orang (3,70 persen), jumlah penduduk miskin meningkat 8,93 ribu atau meningkat 0,02 poin.
  Banten
Pada bulan September 2013, jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan) di Banten mencapai 682,71 ribu orang (5,89 persen), meningkat 26,47 ribu orang, dibandingkan dengan penduduk miskin pada Maret 2013 yang sebesar 656,24 ribu orang (5,74 persen). Selama periode Maret 2013 - September 2013, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan bertambah 50,66 ribu orang (dari 363,80 ribu orang pada Maret 2013 menjadi 414,46 ribu orang pada September 2013), sementara di daerah perdesaan berkurang 24,20 ribu orang (dari 292,45 ribu orang pada Maret 2013 menjadi 268,25 ribu orang pada September 2013).

  DI Yogyakarta
Pada September 2013 persentase penduduk miskin kota dan desa di DIY menunjukkan sebesar 15,03%. Angka tersebut memang turun dari periode yang sama tahun 2012. Namun tingkat kemiskinan di DIY tetap menjadi yang terbesar di antara seluruh Provinsi di Jawa.

Bali
Persentase Penduduk Miskin di Provinsi Bali Menurut Klasifikasi Daerah Tahun 2003 - 2013
 Kalimantan Selatan

Tingkat kemiskinan Provinsi Kalimantan Selatan selama periode Maret 2013 - September 2013 mengalami penurunan yaitu dari 4,77 persen (Maret 2013) menjadi 4,76 persen (September 2013). Selama periode Maret 2013 - September 2013, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan bertambahsebanyak 8.918 orang (dari 52.048 orang pada Maret 2013 menjadi 60.966 orang pada September 2013), sementara di daerah perdesaan berkurang sebanyak 7.384 orang (dari 129.691 orang pada Maret 2013 menjadi 122.307 orang pada September 2013). Persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada Maret 2013 sebesar 3,25 persen, naik menjadi3,75 persen pada September 2013. Sedangkan persentase penduduk miskin di daerah perdesaan turun, yaitu dari 5,88 persen pada Maret 2013 menjadi 5,50 persen pada September 2013

 Sulawesi Selatan
Data BPS menyebutkan pada Maret 2006 penduduk miskin di Sulsel sebanyak 1.112.0 ribu orang atau 14,57 persen dari populasi. Pada Maret 2007, turun menjadi 1.083,4 ribu orang (14,11) persen dari populasi penduduk Sulawesi Selatan. Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan yang stabil pada tahun 2012 memacu perekonomian masyarakat, angka kemiskinan turun dari 14,11 persen pada Januari-September 2007 menjadi 10,11 persen pada periode sama 2012.

  NTT
Persentase penduduk miskin di Nusa Tenggara Timur pada bulan September 2013 sebesar 20,24 persen turun sebesar 0,17 persen dari 20,41 persen pada September 2012. Walaupun turun, tetapi secara absolut naik sebesar 8,86 ribu orang dari 1.000,29 ribu orang menjadi 1.009,15 orang pada periode yang sama. Berdasarkan daerah tempat tinggal, selama periode September 2012 – September 2013, persentase penduduk miskin di daerah perkotaan mengalami penurunan sebesar 2,11 persen sementara daerah perdesaan mengalami peningkatan sebesar 0,28. Garis Kemiskinan naik sebesar 12,84 persen, yaitu dari Rp 222.507,- per kapita per bulan pada September 2012 menjadi Rp 251.080,- per kapita per bulan pada September 2013.

 Maluku
Jumlah penduduk miskin (penduduk yang berada di bawah Garis Kemiskinan) di Maluku pada bulan Maret 2012 sebesar 350.230 orang (21,78 persen). Dibandingkan dengan penduduk miskin pada bulan Maret 2011 yang berjumlah 360.320 orang (23 persen), berarti jumlah penduduk miskin turun sebanyak 10.090 orang. Selama periode Maret 2011—Maret 2012, penduduk miskin di daerah perdesaan berkurang 8.960 orang, sementara di daerah perkotaan berkurang 1.130 orang. Persentase penduduk miskin di daerah perdesaan masih cukup tinggi, yaitu sebesar 28,88 persen dibandingkan dengan daerah perkotaan mencapai 9,78 persen.

2.                Tingkat Pengangguran
Jawa Barat


Jawa Timur
                 Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jawa Timur pada Februari 2013 mencapai 4,00 persen, menurun dibanding TPT Agustus 2012 (4,12 persen) dan TPT Februari 2012 (4,14 persen). Jumlah angkatan kerja di Jawa Timur pada Februari 2013 mencapai 20,095 juta orang, bertambah sekitar 0,194 juta orang dibanding angkatan kerja Agustus 2012 sebesar 19,901 juta orang, dan juga lebih tinggi 0,264 juta orang dibanding Februari 2012 sebesar 19,831 juta orang. Jumlah penduduk yang bekerja di Jawa Timur pada Februari 2013 mencapai 19,291 juta orang, bertambah sekitar 0,209 juta orang dibanding keadaan Agustus 2012 sebesar 19,082 juta. BPS juga menyimpulkan bahwa keadaan ketenagakerjaan di Jawa Timur pada Februari (Triwulan I) tahun 2013 menunjukkan adanya perbaikan dibandingkan keadaan Agustus 2012. Hal ini terihat dari peningkatan jumlah angkatan kerja dan penurunan tingkat pengangguran.

Jawa Tengah
                    Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jawa Tengah pada Februari 2013 mencapai 5,57 persen, mengalami penurunan sebesar 0,06 persen dibanding TPT Agustus 2012 dengan nilai TPT sebesar 5,63 persen dan jika dibandingkan dengan Februari 2012 juga mengalami penurunan sebesar 0,31 persen poin dengan nilai TPT sebesar 5,88 persen.

 DKI Jakarta
                    Selama periode Februari 2012 - Februari 2013, angka tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami penurunan dari 10,72 persen menjadi 9,94 persen, atau turun sebesar 0,78 poin. Menurut jenis kelamin, TPT laki-laki mengalami penurunan dari 9,34 persen menjadi 8,46 persen, sementara TPT perempuan mengalami penurunan dari 12,86 persen menjadi 12,27 persen. Secara absolut, jumlah penganggur mengalami penurunan sebesar 53,34 ribu orang dari 566,51 ribu orang pada Februari 2012 menjadi 513,17 ribu orang pada Februari 2013. Selama periode Februari 2012 – Februari 2013, penganggur laki-laki mengalami penurunan 32,20 ribu orang, sementara penganggur perempuan mengalami penurunan sebesar 21,14 ribu orang.

 Banten
                Angka pengangguran di Provinsi Banten periode Februari 2012 menempati urutan tertinggi dibandingkan provinsi lain di Indonesia, yaitu mencapai 10,74 persen dari jumlah penduduk di Banten. Pengangguran di Banten ini didominasi oleh warga pribumi, bukan warga pendatang.

 DI Yogyakarta
               Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) di DIY selama periode 2009-2012 berada pada kisaran 70 persen. Secara kasar, angka ini menggambarkan besarnya proporsi penduduk berusia kerja yang terlibat aktif dalam kegiatan perekonomian baik yang berstatus bekerja maupun mencari kerja atau penganggur. Dibandingkan dengan periode sebelumnya, TPAK tahun 2012 sedikit mengalami peningkatan hingga mencapai 70,85 persen. Proporsi bukan angkatan kerja mencapai 30,31 persen terdiri dari penduduk yang bersekolah, mengurus rumah tangga dan lainnya. Bagian dari angkatan kerja yang tidak terserap oleh pasar tenaga kerja termasuk dalam kategori pengangguran terbuka (TPT). Selama periode 2006-2012, TPT DIY cukup berfluktuasi dan memiliki.

  Bali
               Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Bali pada Februari 2013 mencapai 1,89 persen, mengalami penurunan dibanding TPT Agustus 2012 sebesar 2,04 persen dan TPT Februari 2012 sebesar 2,11 persen.

Sumatera Utara
            Jumlah angkatan kerja di Provinsi Sumatera Utara dalam kurun waktu satu tahun bertambah sebanyak 80.477 orang. Pada Februari 2009, jumlah angkatan kerja di daerah ini sebanyak 6.322.414 orang, dan pada Februari 2010 naik menjadi 6.402.891 orang. Jumlah penduduk yang bekerja di Provinsi Sumatera Utara pada Februari 2010 sebanyak 5.890.066 orang, dan pada Februari 2009 sebanyak 5.800.771 orang. Dengan demikian, selama kurun waktu satu tahun, jumlah penduduk yang bekerja bertambah sebanyak 89.295 orang. Jumlah pengangguran berkurang sebanyak 8.818 orang dalam kurun waktu satu tahun. Pada Februari 2009, jumlah penganggur di Provinsi Sumatera Utara sebanyak 521.643 orang, dan pada Februari 2010 turun menjadi 512.825 orang. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Provinsi Sumatera Utara turun dari 8,25 persen pada Februari 2009 menjadi 8,01 persen pada Februari 2010. Jumlah penduduk yang bekerja dibawah jam kerja normal (kurang dari 35 jam seminggu) atau setengah penganggur pada Februari 2010 sebanyak 1.842.206 orang.

  Kalimantan Selatan
                   Jumlah penduduk angkatan kerja pada Februari 2013 sebesar 1.937.493 jiwa. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 2,65 persen, bila dibandingkan pada Februari 2012 yang berjumlah 1.887.434 jiwa. Penduduk yang bekerja pada Februari 2013 mencapai 1.861.648 jiwa, mengalami penambahan sebesar 55.707 jiwa dibandingkan pada Februari 2012 yang berjumlah 1.805.941 jiwa. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) adalah 3,91 persen. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan keadaan Februari 2012 yang sebesar 4,32 persen. 

 Sulawesi Selatan
                 Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Sulawesi Tengah pada Februari 2013 sebesar 2,65 persen (35.078 orang), mengalami penurunan dibanding keadaan Februari dan Agustus 2012 masing-masing mencapai 3,73 persen (50.465 orang) dan 3,93 persen (47.621 orang). Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Sulawesi Tengah terbesar pada angkatan kerja yang berpendidikan SMA umum sebesar 3,92 persen diikuti SMA kejuruan 3,24 persen dan terendah berpendidikan SMP sebesar 1,15 persen .

NTT
             Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) NTT Agustus 2013 mencapai 3,16 persen,  naik 0,27 poin dari Agustus 2012 sebesar 2,89 persen. Secara nasional TPT Indonesia pada Agustus 2013 mencapai 6,25 persen,  jauh lebih tinggi dari TPT NTT. Pada tingkat kabupaten/kota, TPT terendah di Kabupaten Sumba Tengah 0,50 persen, Nagekeo 1,15 persen dan Ngada 1,27 persen, sedangkan TPT tertinggi di Kota Kupang 8,89 persen, Kabupaten Sabu Raijua 4,59 persen dan Ende 4,31 persen. Penganggur di NTT pada Agustus 2013 sebesar 67,8 ribu orang, bertambah 5,5 ribu orang (8,76 persen) dibanding penganggur Agustus 2012 sebesar 62,3 ribu orang.

Maluku
                  Provinsi Maluku terhitung sampai Februari 2013, angka pengangguran secara terbuka menurun sebesar 6,73 persen. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku menyebutkan,Tingkat Pengangguran Ter­buka (TPT) di Provinsi Malu­ku pada Februari 2013 sebe­sar 6,73 persen, mengalami penurunan cukup signifikan  dibanding TPT Agustus 2012 yang sebesar 7,51 persen.

3.   Tingkat Ketimpangan diberbagai Bidang
         Latar belakang demografi, geografis, ketersediaan infrastruktur dan budaya yang tidak sama, serta kapasitas sumber daya yang berbeda, memiliki konsekuensi adanya keberagaman kinerja daerah  dalam pelaksanaan dan pencapaian tujuan pembangunan yang berujung pada ketimpangan diberbagai bidang. Ketimpangan pembangunan antarwilayah dapat dilihat dari perbedaan tingkat kesejahteraan dan perkembangan ekonomi antarwilayah. Ketimpangan pembangunan antarwilayah juga ditandai dengan rendahnya aksesibilitas pelayanan sarana dan prasarana ekonomi dan sosial terutama masyarakat di perdesaan, wilayah terpencil, perbatasan serta wilayah tertinggal. Ketimpangan antara kawasan perkotaan dan perdesaan ditunjukkan oleh rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat desa, tertinggalnya pembangunan kawasan perdesaan dibanding dengan perkotaan, dan tingginya ketergantungan kawasan perdesaan terhadap kawasan perkotaan. Hal ini disebabkan oleh minimnya akses pada permodalan, lapangan kerja, informasi, teknologi pendukung, dan pemasaran hasil-hasil produksi di perdesaan. Ketimpangan desa-kota juga disebabkan oleh urbanisasi dan proses aglomerasi yang berlangsung sangat cepat. Saat ini, terdapat 14 kota metropolitan di Indonesia yang sebagian besar (11 kota) terletak di Jawa.
      Seperti kita ketahui bahwa DKI Jakarta merupakan salah satu tujuan investasi modal terbesar di Indonesia. Data BPS tahun 2004 menunjukkan bahwa angka kemiskinan di DKI Jakarta hanya sekitar 3,18 persen, sedangkan di Papua sekitar 38,69 persen. Ketimpangan pelayanan sosial dasar yang tersedia, seperti pendidikan, kesehatan dan air bersih juga terjadi antarwilayah, dimana penduduk di Jakarta rata-rata bersekolah selama 9,7 tahun, sedangkan penduduk di NTB rata-rata hanya sekolah selama 5,8 tahun. Hanya sekitar 30 persen penduduk Jakarta yang tidak mempunyai akses terhadap air bersih dan aman, tetapi di Kalimantan Barat lebih dari 70 persen penduduk tidak mempunyai akses terhadap air bersih.
         Beberapa daerah di provinsi Jawa, baik Jawa Barat, Tengah maupun Timur juga memiliki sumber daya alam ataupun manusia serta infrastruktur yang memadai. Jadi wajar saja apabila tingkat kesejahteraan masyarakat di Jawa lebih tinggi daripada masyarakat diluar Jawa, karena pendapatan per kapita nya yang besar. Meskipun pendapatan per kapita serta laju pertumbuhan ekonomi Jawa berjalan lebih cepat dari provinsi lain, hal itu tidak menjamin tingkat kesejahteraan masyarakatnya. Ketimpangan tentu saja masih ada. Penyebabnya pun beragam, namun hal yang menjadi sorotan ialah pendapatan yang belum merata. Tidak semua kota/kabupaten di provinsi Jawa sudah merasakan apa yang dinamakan sejahtera. Karena tidak semua wilayah atau daerah di Jawa memiliki SDA dan SDM yang memadai, hal itu disebabkan oleh perbedaan potensi sumber daya yang berbeda antar satu wilayah dengan yang lain karena pengaruh kondisi lingkungan (topografi, geologi, hidrologi, klimatologi) dan ketersediaan infrastruktur penunjang kesejahteraan masyarakat.
            Beralih ke timur Indonesia, dari lima sektor besar di Maluku, empat sektor meng­alami peningkatan jumlah tenaga kerja,  yakni sektor per­tanian, perkebunan, kehu­tanan, per­bu­ruan, sektor industri, sektor perdagangan, rumah makan dan jasa akomodasi serta sektor jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan. Sedangkan satu sektor lainnya, yakni sektor yang merupakan gabu­ngan sektor pertam­bangan dan penggalian, sektor listrik, gas dan air minum, sektor konstruksi, sektor transpor­tasi, penggudangan dan ko­mu­nikasi serta sektor lembaga keuangan secara akumulasi mengalami penurunan jumlah tenaga kerja. Hal itulah yang membuat tingkat pengangguran Maluku berkurang yang berarti tingkat pendapatan per kapita nya naik atau setidaknya, tingkat kesejahteraan di Maluku pun ikut naik.
         Di Bali, Sektor Perdagangan, Pertanian, Jasa Kemasyarakatan, dan sektor Industri secara berurutan menjadi penampung terbesar tenaga kerja pada bulan Februari 2013 dengan kontribusi masing-masing sebesar 29,24 persen, 24,69 persen, 16,07 persen, dan 13,17 persen dengan kenaikan terbesar pada sektor keuangan serta pada sektor pertanian mengalami penurunan hingga 11,23 persen. Hal itu menggambarkan bahwa Bali kurang atau bahkan tidak memiliki potensi dalan sektor pertanian. Bali lebih unggul dan mengedepankan sektor perdagangan, jasa kemasyakatan sesuai dengan potensi daerahnya. Berbeda hal nya dengan Bali, struktur perekonomian Sulawesi Selatan pada 2012 justru didominasi sektor pertanian, yang disusul pada sektor perdagangan, restoran, dan hotel serta jasa-jasa.
     Peranan komoditi makanan terhadap Garis Kemiskinan di Kalimantan Selatan masih lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan). Pada September 2013, sumbangan Garis Kemiskinan Makanan (GKM) terhadap garis Kemiskinan (GK) sebesar 71,68 persen, tidak jauh berbeda dengan Maret 2013 yang sebesar 71,81 persen. Sama hal nya dengan Kalimantan Selatan, Peranan komoditi makanan di Nusa Tenggara Timur masih jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan). Pada September 2012 sumbangan GKM terhadap GK sebesar 79,16 persen, dan sebesar 79,17 persen pada September 2013.
         Kembali lagi membahas soal provinsi Jawa yang sangat kompleks. Anda pasti sangat heran apabila anda telaah lebih tentang tingkat pengangguran dan kemiskinan di Banten. Jumlah angka pengangguran di Provinsi Banten periode Februari 2012 menempati urutan tertinggi dibandingkan provinsi lain di Indonesia, yaitu mencapai 10,74 persen dari jumlah penduduk di Banten. Pengangguran di Banten ini didominasi oleh warga pribumi, bukan warga pendatang. Padahal, semua sektor mengalami kenaikan jumlah pekerja, lapangan usaha yang paling banyak menyerap tenaga kerja terdapat di sektor perdagangan, yang menyerap 1.195.674 orang atau hampir dari seperempat penduduk yang bekerja (24,81 persen), disusul oleh sektor industri yang menyerap pekerja sebanyak 1.019.426 orang atau 21,4 persen. Sedangkan pekerja yang berstatus buruh atau karyawan memiliki jumlah tertinggi dibandingkan status pekerjaan lain, yaitu sebanyak 2.404.785 orang. Namun jangan dulu menganggap bahwa Banten adalah provinsi termiskin di Indonesia atau di Jawa. Walau pengangguran di Banten tertinggi di Indonesia, tetapi angka TPT di Banten pada Februari 2012 ini mengalami penurunan dari 13,50 persen menjadi 10,74 persen. Seperti potret ketertinggalan sejumlah tempat di Banten yang tiba-tiba terbuka, fakta tentang angka kemiskinan terbesar di Jawa pun begitu mengejutkan. Siapa sangka provinsi termiskin se-Jawa adalah Daerah Istimewa Yogyakarta.  Rasanya tak mungkin DIY yang melesat hebat sebagai kota jasa dan wisata dengan sejumlah simbol pembangunan kotanya yang menggurita justru menyimpan kondisi yang sebaliknya. Masalah kependudukan memang dipahami banyak pihak menghimpit DIY, tapi kemiskinan apakah begitu dahyat? Faktanya meski menyandang status Daerah Istimewa angka kemiskinan DIY ternyata tak kalah “istimewa”. Data Badan Pusat Statistik (BPS) terkini pada September 2013 menunjukkan persentase penduduk miskin kota dan desa di DIY sebesar 15,03%. Angka tersebut memang turun dari periode yang sama tahun 2012. Namun tingkat kemiskinan di DIY tetap menjadi yang terbesar di antara seluruh Provinsi di Jawa. Sebagai gambaran DKI Jakarta yang dikenal memiliki banyak penduduk miskin kota persentase kemiskinannya sebesar 3,72%. Sementara Banten yang dikenal sebagai salah satu provinsi tertinggal memiliki angka kemiskinan 5,89%. DIY pun masuk ke dalam 10 besar provinsi termiskin di Indonesia.  Data BPS terbaru pada September 2013 tentang jumlah dan persentase penduduk miskin Indonesia menurut Provinsi. DIY dengan persentase kemiskinan 15,03% menjadi yang tertinggi se-Jawa (www.bps.go.id)

           Beberapa aspek kehidupan masyakarat yang diduga menyebabkan tingginya kemiskinan di DIY adalah ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dasar, ketiadaan usaha produktif meliputi keterampilan dan daerah yang kurang produktif serta ketiadaan modal. Tingginya kemiskinan di DIY diduga kuat akibat dari lesatan pertumbuhan sektor perekonomian yang cenderung padat modal dan dikuasai investor tertentu.

 4. Hasil Analisis

          Dari data tingkat kemiskinan dan tingkat pengangguran serta tingkat ketimpangan diberbagai bidang diatas, dapat disimpulkan bahwa provinsi Jawa sebagai wilayah dengan aksesibilitas pelayanan sarana dan prasarana ekonomi dan sosial yang tinggi, akses pada permodalan, lapangan kerja, informasi, teknologi pendukung, dan pemasaran hasil-hasil produksi yang juga sangat tinggi, sebagai pusat atau konsentrasi dihampir seluruh sektor industri, belum dikatakan sejahtera walaupun DKI Jakarta sebagai Ibu Kota yang terletak di pulau Jawa memiliki tingkat kemiskinan yang rendah disbanding daerah lain, lalu diikuti provinsi-provinsi Jawa lainnya, karena masih adanya daerah-daerah dan provinsi tertinggal yang memiliki tingkat kemiskinan yang tinggi yaitu di Provinsi DI Yogyakarta. Hal itu dapat terjadi karena adanya kesenjangan atau tidak meratanya distribusi pendapatan disetiap provinsi. Beberapa provinsi lain diluar Jawa membuktikan bahwa tingkat kesejahteraan mereka dapat melebihi Jawa.   

5. Upaya Penanggulangan


     Salah satu upaya penanggulangan masalah ketimpangan ini adalah dengan menekan angka pertumbuhan penduduk. Karena tingkat kesejahteraan akan membaik jika tingkat pertumbuhan ekonomi melebihi tingkat pertumbuhan penduduknya. Menekan laju pertumbuhan penduduk dapat dilakukan dengan cara membuat kebijakan tentang Keluarga Berencana (KB). Peraturan ini memang sudah lama disosialisasikan, namun kurangnya kesadaran masyarakat itu sendiri membuat tingkat pertumbuhan penduduk semakin hati semakin bertambah.nUkuran kesejahteraan tidaklah hanya dilihat berdasarkan perkembangan historis perekonomian yang bersangkutan, tetapi juga prekonomian lain yang dianggap telah lebih maju. Mengingat manusia adalah salah satu faktor terpenting dalam proses produksi, maka dapat dikatakan kesempatan kerja akan meningkat bila output meningkat. Besar kecilnya itu bergantung pada teknik produksi atau tingkat teknologi yang digunakan dan tingkat efisiensi. Distribusi pendapatan yang baik akan menghasilkan tingkat kesejahteraan yang merata pula. Tetapi tanpa adanya pertumbuhan ekonomi, yang terjadi adalah pemerataan kemiskinan. Pertumbuhan ekonomi hanya akan menghasilkan distribusi pendapatan bila memenuhi setidaknya dua syarat, yaitu memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan produktifitas. Meningkatkan investasi swasta dengan memberikan kemudahan-kemudahan dan insentif investasi sehingga investor mau menamkan modalnya. Investasi juga diarahkan pada daerah-daerah yang kurang maju dengan membangun sarana dan prasarana yang mendukung dalam berinvestasi adalah langkah yang baik dan patut dicoba atau diterapkan untuk mengatasi ketimpangan-ketimpangan yang dihadapI Indonesia. Peningkatan jumlah angkatan kerja yang juga harus diimbangi dengan kesempatan kerja yang lebih banyak. Tentunya dengan kegiatan investasi di atas dapat meningkatkan kesempatan kerja. Kesempatan kerja sebaiknya juga diciptakan pada semua daerah dan tidak mementingkan daerah tertentu. Dengan meluasnya kesempatan kerja, maka akses rakyat untuk memperoleh penghasilan makin besar.

Sumber :

Continue Reading...

About